Mayoritas Tidak Mengetahui Teknik Mendongeng

pelatihanmendongenghimpaudijekulo(3)Tidak biasanya aula Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Jekulo ramai pada hari Sabtu. Maklum, Sabtu merupakan hari libur bagi pegawai negeri. Tapi, kemarin (11/3/17) kantor yang berada di Jalan Kudus-Pati itu sesak dan ramai sejak pagi hingga tengah hari.
Ternyata, keramaian itu bersumber dari acara pelatihan. Lebih dari 130 orang guru pendidikan anak usia dini (PAUD) se Kecamatan Jekulo mengikuti pelatihan mendongeng. Acaranya ini digelar Himpaudi Kecamatan Jekulo kerja sama dengan Omah Dongeng Marwah.
Pihak UPT Pendidikan Kecamatan Jekulo mendukung penuh acara ini. Selain menyediakan tempat, kepala UPT Kecamatan Jekulo Tugiman juga hadir langsung dan membuka acara tersebut. Bahkan, pengurus Himpaudi Kabupaten Kudus, Maryatin hadir dan mengikuti acaranya.
Materi pelatihan ini lebih menekankan pada teknik mendongeng. Di ataranya terkait ekspresi, intonasi, dan gesture. Dengan teknik-teknik tersebut diharapkan skill guru-guru PAUD semakin meningkat.
Suasana lebih tambah seru dan ramai ketika para peserta diajak praktik. Misalnya, saat masing-masing peserta diminta senam wajah, olah vocal, dan mempraktikkan suara-suara hewan.

pelatihanmendongenghimpaudijekulo(5)
Pelatihan ini menjadi semacam jawaban atau problem guru PAUD se Jekulo dalam mendongeng. Sebab, berdasarkan kuisioner yang dibagikan kepada peserta sebelum acara dimulai, dari 100 orang yang mengisi kuisioner, 87 persen mengaku tidak mengetahui teknik mendongeng.
Ini tentu menjadi data menarik. Sebab, dari 100 responden tersebut, 62 persen mengaku mengetahui manfaat dongeng. Dan, dari 100 responden 84 persen mengaku pernah mendongeng.
Walau demikian, selama ini 73 persen di antara mereka takut saat akan mendongeng. Selain itu, 71 persen responden mengaku malu saat diminta mendongeng.
Nunung, salah satu panitia berharap, dengan mengikuti pelatihan ini teknik mendongeng guru PAUD se-Jekulo akan meningkat. Dengan bekal ini, mereka memiliki tambahan pengetahuan ketika mendongeng kepada anak didiknya.

Kak Edy