Merasa Gagal Kursus Musik, Sukses Cipta Lagu Deja vu


Pernah merasa gagal ikut kursus musik, Orion kemudian memanfaatkan keyboard mainan untuk membuat lagu Deja vu.

Tiga tahun lalu, pada masa menjelang kelulusan SMP, Orion memperdengarkan lagu ciptaannya berjudul Imagine. Lagu berbahasa Inggris itu kemudian diolah kembali di ODM, lirik dibenahi, judul disarankan diganti Deja vu, dengan aransemen musik dari Ryo Genjreng dan vokal dari Tsaqiva. Lagu itu melewati proses rekam dengan lirik Bahasa Inggris.

Tiga tahun kemudian, pada masa menjelang kelulusan SMA, Orion memperdengarkan kembali lagu Deja vu di ODM. Kali ini dengan lirik versi Bahasa Indonesia. Ia mengaku menerjemahkan liriknya karena merasa ia lebih paham makna lagunya dalam bahasa Indonesia.

Rabu, 12 Februari 2020 pada Apresiasi Karya ODM episode 3 Orion Bima Wicaksana menampilkan dua karya, Lagu Deja vu dan video profil STIBI Syekh Jangkung Pati. Warga belajar Paket B, Lintang menjadi moderator, dan dihadiri oleh warga belajar lainnya (Tsaqiva, Ghani, Jaggad, Resar, Rafa, dan Radian) dan pendamping (Kak Naviz, Bu Dwi, dan Kak Arif).

“Saya mengingat masa seusia Oi,” kata Bu Dwi, pendamping ODM yang juga orangtua Orion ketika merespon karya yang dipresentasikan. “Saat itu saya suka bengok-bengok (Bhs. Jawa: teriak) di rumah, entah karena latihan persiapan lomba baca puisi atau menyanyikan lagu kesukaan.”

Kesamaan pengalaman ibunya tersebut, membuat Orion diperbolehkan mendalami minatnya di bidang tarik suara.

Sejak kecil, Orion diceritakan sudah suka buat lagu sendiri dengan keyboard mainan. Ia juga sempat menyenandungkan beberapa lagu masa kecilnya di sesi presentasi ini.

Kelas 2 SMP, ia sempat ikut kursus musik piano. Dalam mengikuti kelas tersebut ia mengaku kesusahan mengingat materinya.

“Piano yang ada di tempat les, saya tidak punya di rumah. Jadi, materi yang diajarkan susah saya praktikkan,” jelas Orion. Akibatnya ia tidak meneruskan kelas musik tersebut.

Tapi, ia bertekad harus menghasilkan karya musik. Berbekal keyboard mainan, ia pun mencoba mencipta musik. Beberapa lagu tercipta direkam dengan ponsel di ruang dapur rumahnya.

Kemudian satu lagu dipilih, untuk diaransemen dengan serius. Lagu itu kini berjudul Deja vu.

Tahun 2020, bersama Tsaqiva dan teman-teman ODM, lagu Deja vu mengalami aransemen ulang. Ketika, presentasi karya ia menyanyikan lagu itu secara langsung.

Hasil rekamannya sendiri belum tuntas, “Minta doanya teman-teman, supaya segera jadi rekaman lagunya, supaya bisa mengerjakan karya lagu lainnya,” jelasnya.

 

 

View this post on Instagram

 

*Merasa Gagal Kursus Musik, Sukses Cipta Lagu Deja vu* . Nantikan artikelnya di website omahdongeng.id

A post shared by Omah Dongeng Marwah (@omahdongeng) on