http://www.erabaru.net/wp-content/uploads/2016/11/Film-ilustrasi.jpg

Ganti saja nama pejaran ini dengan “Fisika Praktek”

Ganti saja nama pejaran ini dengan “Fisika Praktek”

 

Sebagai fisikawan, Louis Jean tak sepopuler fisikawan Prancis Henri Becquerel atau Charles Coulomb. Ia lahir di Besancon, Prancis, 5 Oktober 1864, dan mangkat pada 6 Juni 1948. Kepada siapa dunia perfilman menjura? Louis Jean lah orangnya. Bersama sodaranya, Auguste Nicholas, ia menemukan gambar bergerak tiga dalam satu (3in1) yang kita sebut sebagai film. Mereka perintis penyutradaraan dan pembuatan film. Melalui film, Louis Jean  menemukan hubungan fisika dan seni.

 

Dalam film, fisika tidak dipelajari secara teori, tapi dipraktekkan. Alat praktek yang paling milenial adalah video dan film. Instagram mengakrabkan remaja untuk satu menit berkirim video. Youtube lebih-lebih. Mereka mungkin membenci fisika sebagai pelajaran, tapi justru mempraktekannya dengan senang. Melalui seni, fisika menemukan kebenaran teori.

 

Maka, jika boleh mengganti nama mata pelajaran, kita mestinya menamai mata pelajaran fisika dengan “Fisika Praktek” saja, supaya teori dan rumus-rumus tak mengganggu mereka dalam mendalami ilmu eksak ini.

 

Membahas fisika dan seni, seketika saya teringat “Mata Jiwa”, film karya anak-anak Omah Dongeng Marwah (ODM) yang sekarang sedang diputar di 6 kota di Indonesia. Nonton, Yuk!

 

Salam Dongeng!

ODM

Kak Hasan