Ketagihan Berlatih Tari Kretek

Selain tari matematika, Omah Dongeng Marwah turut melestarikan tarian khas Kota Kudus yakni “Tari Kretek”. Tarian yang mempresentasikan proses pembuatan rokok ini, telah membuat anak-anak ketagihan dalam berlatih, hingga menjelang adzan magrib tiba. Meski banyak gerakan yang sulit, namun mereka tetap ingin berlatih. Latihan berlangsung pada hari Rabu (17/5) pukul 15.00-17.45 WIB, sore tadi. Diikuti oleh 5 anak  SD dan SMP yaitu Shelima, Putri, Eka, Vina dan Tunggul. Anak-anak juga didampingi dan dilatih oleh Farida.

Farida, kini masih mengabdi menjadi guru di SD Rendeng, selama latihan dengan anak-anak, dia terus memberikan instruksi dari gerakan dasar kepala hingga kaki dengan benar, dia juga mengoreksi gerakan yang kurang sesuai. Lebih dari 3 gerakan yang telah disampaikan kepada anak-anak sore tadi, mulai dari gejug, mendak, tanjak kanan, tanjak kiri dan Gerak menoleh.

Gerakan yang paling sulit adalah Gerak menoleh, yaitu salah satu gerakan menoleh ke kanan dan kiri (setengah memutar). Hal tersebut diungkapkan oleh Shelima, salah satu anak yang mengikuti latihan tadi. Dia juga menambahkan bahwa latihan tari kretek gerakannya harus tegas, terlebih bagian tangan.

2017-05-17 Latihan Tari Kretek“Aku senang mengikuti latihan ini, meski akhirnya lelah. Namun aku ingin berlatih lagi,”ungkap siswi yang masih duduk dikelas 5 SD.

Senada dengan Shelima, Putri Hapsari, siswi yang masih mengikuti ujian nasional ini, bersemangat dan fokus berlatih tari kretek. Putri menyampaikan bahwa gerakan leher yang membuatnya perlu berlatih dan berlatih.

“Aku pernah menari kretek di sekolahan, namun latihan di Omah Dongeng Marwah lebih diarahkan oleh pelatihnya”, ujar pelantun Gelang Kenangan.

(Kak Ulin)